Subscribe:

Ads 468x60px

Labels

Rabu, 13 Februari 2013








Apel Itu Haram !! Siapa Lebih Dewasa Akalnya?




 



Suatu waktu, seorang anak kecil yang umurnya tidak lebih dari sembilan tahun memasuki masjid dan menunaikan sholat. Aku yang ketika itu sedang melaksanakan sholat Tahiyatul masjid, mencium bau rokok menyengat yang mengganggu kekhusyu’anku. Selepas salam, kudapati seorang lelaki yang bibirnya telah menghitam karena rokok. Aku berkata dalam hati,”tunggu sampai kau selesai sholat kemudian aku akan berbicara dan menasehatimu.” Akan tetapi, tiba-tiba si anak kecil duduk di samping lelaki tadi dan terjadilah dialog antara keduanya. Anak kecil (AK) : “Assalamualaikum wahai paman, engkau dari mesir?” Lelaki (L) : “Ya, aku dari mesir.” AK : “Apa kau tahu Syekh Abdul Hamid Kasyk?” L : “Ya, aku tahu.” AK : “Dan Syekh Jaadul Haq?” L : “Ya, aku tahu.” AK : “Juga syekh Muhammad Alghozali?” L : “Ya, aku tahu beliau.” AK : “Sudahkah kau mendengar rekaman dan fatwa mereka?” L : “Ya.” Ak : “Baiklah, semua Ulama dan Masyayikh tadi berkata bahwa rokok itu haram, apakah engkau merokok?” L : “(masih kebingungan) rokok? Kenapa diharamkan?” AK : “Ya haram, bukankah Allah Ta’ala berfirman (وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَآئِثَ) dan mengharamkan segala yang buruk bagi mereka. Apakah jika ingin merokok engkau mengucap Bismillah dan jika selesai mengucap Alhamdulillah? L : “(tetap dengan pendiriannya) tidak, aku ingin ayat dari Al qur’an yang mengatakan, (ويحرم عليكم الدخان) dan mengharamkan atas kamu rokok.” AK : “Wahai paman, rokok itu haram sebagaimana apel itu haram!” L : “(berkata dengan marah) Apel haram!!! Hai bocah, atas dasar apa kamu menghalalkan dan mengharamkan!!! Ak : “Tunjukan padaku ayat yang berkata, (ويحل لكم التفاح) dan dihalalkan bagimu apel !!” Lelaki tadi bingung dan diam tidak bisa berkata apapun, meledaklah tangisnya. Hingga iqomat dikumandangkan dia masih saja menangis. Selesai sholat lelaki tadi menoleh dan berkata kepada si anak kecil: “lihatlah wahai anakku, aku bersumpang dengan nama Allah yang Maha besar, aku tidak akan merokok lagi sepanjang hidupku.” Maka, siapakah yang lebih dewasa akalnya? *diterjemahkan dari artikel berjudul ‘man al-zka,man al-ahmaq, man al-majnun’ oleh Syekh Abu Muslim Walid barjas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar